PSG Sukses Montpellier Bungkam di Parc des Princes

Paris Saint-Germain berhasil melumat tamunya, Montpellier, di pertandingan lanjutan Ligue 1 di Stadion Parc des Princes, Kamis (21/2). Tak tanggung-tanggung, anak asuh Thomas Tuchel unggul dengan score cukup telak, 5-1.

Tuan rumah mengawali keunggulan saat pertandingan masuk ke menit ke-13. Layvin Kurzawa sukses menyundul umpan Dani Alves serta membuat kiper tim tamu, Benjamin Lecomte, tak berkutik.

Montpellier sendiri sempat menyamakan kedudukan saat laga sudah berjalan hingga menit ke-31 via aksi Florent Mollet. Bintang berusia 27 tahun itu sukses melepas tendangan bebas bagus untuk menaklukan kiper senior sekelas Gianluigi Buffon.

Namun sebelum babak awal berakhir, Paris Saint-Germain balik lagi unggul. Kali itu, giliran Angel Di Maria yang mengeluarkan kebolehannya memperoleh tendangan bebas. Bola sempat membentur mistar sebelum akhirnya memantul ke dalam gawang.

PSG berhasil menyarangkan tiga gol cuma dalam periode sembilan menit. Berawal melalui Christian Nkunku pada menit ke-73, disusul bersama bunuh diri pemain rival, Vitorino Hilton, lima menit berselang. Tak sampai 1 menit lantas, Kylian Mbappe ikut meramaikan pesta karena golnya saat laga sudah berjalan hingga menit ke-79.

Sampai wasit meniup peluit tanda berakhirnya laga, Montpellier tidak mampu memburu ketertinggalan melalui tim tuan rumah. Hasil positif ini juga semakin memperkuat posisi PSG di pucuk klasemen yang kini mengoleksi 65 angka.

Marotta Dapat Bawa Inter Mendekati Juventus

Bekas punggawa AC Milan, Walter Novellino, menyatakan jika kedatangan Beppe Marotta dapat membikin Inter Milan mendekati Juventus di kompetisi Serie A. Dia juga percaya Marotta bakal bisa memperlihatkan hasil kerjanya di dalam beberapa tahun menuju ke depan.

Marotta adalah otak di balik kejayaan Juventus yang sukses memenangi Serie A dengan cara berturut-turut pada 7 kesempatan terbaru. Di Inter, dia bakal berduet bersama direktur sepakbola, Piero Ausilio.

“Saya amat mengenal Beppe. Aku percaya dia bakal bisa berduet dengan bagus bareng Piero Ausilio. Beppe bakal membawa jam terbangnya menuju Inter serta bakal memberi efek yang amat bagus,” tutur Novellino dilansir melalui Tutto Mercato Web.

“Beppe merupakan orang yang dapat memecahkan banyak problema. Ia tahu bagaimana cara merekrut pemain pada bursa transfer dan punya pemahaman soal cara kerja dari semua elemen tim. Kedatangannya bakal membuat Inter jadi kesebelasan yang makin hebat,” tambah lelaki 65 tahun tersebut.

Pada bursa transfer kali ini, Il Biscione dikatakan telah sepakat buat menandatangani Diego Godin dari Atletico Madrid di bursa transfer musim panas tahun mendatang. Dia direkrut dengan status free agent usai kesepakatan kontraknya tidak diperpanjang oleh petinggi Atletico Madrid.

Di samping Godin, Inter pun dikatakan tengah melakukan pendekatan pada Arjen Robben. Dia pun bakal direkrut bersama status free agent melalui Bayern Munich usai kesepakatan kontraknya berakhir di bursa transfer musim panas tahun nanti.

Clean Sheet yang Penting untuk Barca

Pemain bertahan Barcelona, Clement Lenglet, mengakui girang bersama hasil positif kesebelasannya melawan Leonesa pada ajang Copa del Rey. Buat Lenglet, penting untuk Azulgrana buat tidak kemasukan gol pada pertandingan itu.

Barcelona unggul 1-0 melawan Leonesa di pertandingan perdana fase 32 besar Copa del Rey yang diselenggarakan di Estadio Reino de Leon, hari Kamis (1/11) dinihari WIB. Di partai itu, Azulgrana main superior, namun kesusahan bikin goal.

ESPN membukukan jika dengan penguasaan bola sampai 68 persen serta 12 tendangan, Blaugrana hanya mencatat 2 kans tembakan tepat sasaran. Sedangkan tuan rumah memiliki sepuluh usaha, di mana 4 di antaranya mengarah menuju gawang.

Barca sendiri baru menyarangkan goal pada waktu injury time. Operan silang Ousmane Dembele disambar Lenglet lalu menjadi goal.

“Kami berlaga baik dan kami bahagia dengan kemenangan. Kami paham bakal sukar buat berlaga di sini, kami mau mempertahankan catatan tidak kebobolan dan kami mengerjakan itu,” tutur Lenglet pada website resmi tim.

Kegembiraan pun dikatakan pemain berposisi gelandang Carles Alena. “Ini merupakan hari yang berharga bagiku dan saya merasa bahagia di rumput hijau. Team memperlihatkan komitmen serta kami memperoleh pencapaian keren buat dibawa kembali menuju Camp Nou,” tutur Alena.

Hasil positif itu memang menjadi modal baik buat Azulgrana menatap pertandingan ke 2 di Camp Nou pada tanggal 6 Desember nanti.

El Clasico Perdana Tanpa Messi-Ronaldo semenjak 2007

Pertandingan el clasico antar Barcelona serta Real Madrid matchday depan tidak bakal memperlihatkan Lionel Messi mau pun Cristiano Ronaldo, hal yang perdana semenjak 2007.

Bakal tersedia pemandangan yang lain di pertandingan el clasico antar Barcelona melawan Real Madrid matchday depan.

Ke 2 kesebelasan bakal berjumpa di jornada ke-10 La Liga Spanyol di Camp Nou, Minggu (28/10) pukul 22. 15 WIB.

Di pertandingan mendatang, tidak bakal tersedia bintang bernama Lionel Messi ataupun Cristiano Ronaldo di gelanggang, sesuatu yang telah tidak berlangsung 11 tahun lawasnya.

Cristiano Ronaldo telah mengambil keputusan meninggalkan Real Madrid menuju Juventus di awal kompetisi musim ini.

Musim ini bakal menjadi yang perdana untuk Los Blancos menjalani pertandingan el clasico tanpa CR7 semenjak kedatangan pria ini di Spanyol saat 2009.

Selain Ronaldo, Messi pun akan turut tidak ikut serta di pertandingan el clasico matchday depan.

Lionel Messi menderita retak pada tulang pengumpil serta mesti menepi setidak-tidaknya 3 minggu.

Cedera itu dideritanya di kala Barcelona menghajar Sevilla di pertandingan jornada ke 9 La Liga Spanyol, Sabtu (20/10)

Lionel Messi digantikan saat laga sudah berjalan hingga menit ke-26 kemudian diganti Ousmane Dembele.

Barcelona lantas mengonfirmasi jika Lionel Messi mendapatkan retak pada tulang pengumpil serta perlu menepi setidak-tidaknya 3 minggu.

Itu menjadi kali perdana Messi tidak tampil dalam el clasico semenjak 2007.

Kala itu, dia dihantam cedera paha dan tidak dapat main.

Lantas bintang dari Argentina itu bermain dalam 35 pertandingan el clasico beruntun sampai sekarang.

Semenjak debut Messi, Barcelona 2 kali main tanpa sang pemain kala rival Real Madrid.

Di dalam 2 pertandingan ini, Barca senantiasa tidak berhasil memenangkan pertandingan, seri 1-1 pada markas saat 2006 serta menerima kekalahan 0-1 kala tandang 1 tahun kemudian.

Usai Tekuk Timnas Indonesia, Islandia Tak Pernah Menang 11 Laga Berturut-turut!

Tim nasional Islandia tampak seperti kembali menunjukkan kelasnya menjadi kesebelasan kurcaci. Semenjak menekuk tim nasional Indonesia di Januari silam, mereka tidak sekalipun memenangkan pertandingan di dalam 11 pertandingan berturut-turut!

Di 14 Januari 2018, Tim nasional Islandia menjalani persahabatan internasional vs tim nasional Indonesia di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.

Di dalam pertandingan yang tak termasuk kalender FIFA itu, Islandia unggul 4-1 karena hattrick Albert Gudmundsson serta 1 goal Arnor Samarason.

Adapun satu-satunya goal tim nasional Indonesia dicetak oleh Ilham Udin Armayn.

Usai pencapaian itu, tim nasional Islandia tidak sekalipunmengalahkan rival 11 pertandingan tanpa putus dalam berbagai turnamen.
Streak buruk ini diawali dengan hasil negatif 0-3 Islandia dari Meksiko di duel persahabatan (23/3/2018), sampai laga terakhir rival Swiss (15/10/2018).

Di pertandingan yang disebut terakhir, Islandia menerima kekalahan 1-2 di dalam laga UEFA Nations League Liga A Grup dua.

Berkat hasil negatif ini, tim nasional Islandia seperti kembali dikirim menuju habitatnya sebab turun kasta menjadi kesebelasan tempat buncit pada klasemen.

Gylfi Sigurdsson dan kawan-kawan tidak mencatatkan 1 pun poin dari 3 pertandingan.

Dengan 1 pertandingan tersisa pada Grup dua, mereka juga tidak mungkin lagi menyamai Belgia (6) serta Swiss (6) pada tempat 2 tertinggi.

Alhasil, Islandia mesti turun kasta menuju Liga B ataupun divisi 2 UEFA Nations League.

Kondisi itu ibarat membangun kembali Islandia ke bumi usai merangkai impian cantik berturut-turut melaju menuju perempat-final Piala Eropa 2016 serta berlaga di Piala Dunia pertama mereka di Rusia 2018.

Irfan Jaya Ungkapkan Rasa Syukur Setelah Sumbang 2 Gol, Netizen Malah Salfok pada Hal Ini

Tim nasional Indonesia berhasil menuai pencapaian mengesankan ketika menjalani pertandingan persahabatan menghadapi Tim nasional Myanmar, Rabu (10/10).

Bermain di Stadion Wibawa Mukti, Tim nasional Indonesia berhasil menaklukan klub tamu dengan kedudukan 3-0.

1 gol Tim nasional dicetak Alberto Goncalves (13′), sedangkan 2 yang lain dilesakkan Irfan Jaya (25′, 40′).

Sukses menyarangkan 2 skor, Irfan Jaya mengucapkan perasaan syukur setelah pertandingan.

“Alhamdulillah amat bersyukur dapat menyarangkan gol serta memberi hasil positif untuk Tim nasional Indonesia, itu semua pun karena usaha teman-teman semua serta terima kasih juga buat semua pendukung tim nasional Indonesia yang telah datang di stadion itu, ” tutur Irfan pada satu dari sekian banyak video yang upload akun PSSI.

Uniknya, sehabis menyaksikan video ucapan rasa syukur itu, salah satu netizen justru salah memusatkan perhatian di wajah Irfan.

Netizen itu memperhitungkan apabila sosok Irfan sedikit seperti Egy Maulana Vikri.

“Mirip egy, ” klaim akun @nopinurst.